Minggu, 12 Februari 2017

Ini Ceritaku

Saat kubuka mataku
Kau bersiap tuk beranjak pergi
Saat kilatan mentari terasa menyengat rambutku
Dan aku telah larut dalam mimpiku
Engkau baru hadir
Saat bintang bintang mulai menampakkan sinarnya
Dan aku bersiap untuk menunjukkan rangkaian kata ini
Engkau lelah, merebahkan diri, lalu terlelap
Akhirnya...
Aku hanya bisa tersenyum dalam sunyi
Mencoba menghibur diri
Jalani apa yang memang selalu kujalani
Jalani hal hal yang sama sejak aku mulai belajar merasa
Mulai belajar menyimpan apa yang kurasa
...
Dan aku bukanlah eorang pemberontak sadis
karena kusadari
Semua itu kau lakukan untukku
Hanya terkadang
Pertahanan hatiku pada rasa ini runtuh
Lalu mengalirlah airmata yang ia sembunyikan

Trenggalek, 05-09-2014 07:07

Saat Aku Terlambat Menyadari

Aku yang bodoh
Tak pernah tau arti ungkapanmu
Tak pernah mengerti bahasa kalbumu
Maaf
Jika aku terlambat menyadari
Penantianmu
Dan kesabaranmu yang ada batasnya
Untukmu kini kuceritakan
Tentang jutaan penyesalan yang tak mungkin kau terima
Tentang ribuan barel airmata yang pasti kau tertawai
Namun, biarkan airmata ini menghiburku
Saat kumengerti tentang arti pesan yang sengaja kau sematkan
Pada sebuah halaman yang dengan mudah terbaca olehku
Tapi percayalah...
Sampai puisi ini kutulis
Hingga kelak kau berkenan membacanya
Bahkan berkali-kali kau baca
Ingatlah...
Jiwa ini akan selalu menyayangimu

Trenggalek, 04-09-2014 19:38

Ketika Hati Telah Sekarat

Aku pernah tetap berjalan
Mengikuti paksaan samar sang angin
Tanpa kudengar jeritan hati
Dan setelah aku diujung jalan
Mengharap bimbingan hati
Baru kusadari
Baru kutengok
"Apa kabar hatiku?"
Sayangnya ia telah letih menangis
Tak lagi sanggup membimbing
Jangankan membimbing
Mengurus lukanya yang telah membusuk pun tak sanggup
Akhirnya kuberjalan tanpa hati
Hati yang telah sekarat itu tak mampu lagi menemaniku melangkah
Berat, sungguh berat
Berjalan di jalan yang tak kutau
Jalan yang tak kumau
Sendiri, tanpa ada yang memahami

Trenggalek, 01-09-2014 15:20

Mimpi

Rindu... Selayaknya buih-buih samudera Membasuh hati nan gersang Meski perih namun senantiasa terlamunkan Mengapa rindu? Mengapa tampak...