Ceritakan lukamu pada linang airmata tiada cinta yang percuma
Jeritkan kecewamu pada sepotong hati yang senantiasa merasakan
Lalu...
Goreskan ceritamu pada selembar buku yang telanjang
Yang suci tak bernoda
Goresan dengan tinta yang pekat
Agar ceritamu abadi
Agar kelak kau tak kehilangan secuil memorimu
Meski itu terasa perih
........
Kini dengarkan aku
Kali ini akan kuuntaikan cerita
Tentang kisah yang tak melulu cinta
Namun,
Tentang kenyataan yang tak sejalan dengan harapan
Tentang sebuah beban yang kupikul sendiri
Tentang sebuah hari yang tak merasakan mimpi
.......
Andai itu hanya kewajibanku saja
Aku tak kecewa
Saat kau abaikan rintihanku
Andai itu bukan tanggung jawabmu juga
Aku tak terluka
Saat tak kau pedulikan
Beberapa jawaban yang masih kosong
Aku tak akan sepedih ini
Saat tak kau lihat raut wajah cemasmu
Sementara itu
Waktu kian berlalu dan habis
Dan akhirnya
Aku yang harus menjawab semua tanggungan ini
Beruntung
Sang eksekutor mau mendengarkanku
...........
Namun harusnya kau tau
Lukaku tak akan pernah hilang begitu saja
Kecewaku tak akan sirna begitu saja kemudian berlalu dan lupa
Tapi tenanglah. . .
Tak akan kuadukan kau pada Sang Sepi
Pada-Nya hanya akan kuceritakan
Tentang rasa kecewaku yang teramat dalam
Tentang kisah klasik tak berguna namun terasa menyakitkan ini
Malang, 16-10-2014 03:20
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mimpi
Rindu... Selayaknya buih-buih samudera Membasuh hati nan gersang Meski perih namun senantiasa terlamunkan Mengapa rindu? Mengapa tampak...
-
Ceritakan lukamu pada linang airmata tiada cinta yang percuma Jeritkan kecewamu pada sepotong hati yang senantiasa merasakan Lalu... Gore...
-
Saat kubuka mataku Kau bersiap tuk beranjak pergi Saat kilatan mentari terasa menyengat di rambutku Dan aku telah larut dalam mimpiku En...
-
Dingin pagi ini begitu menusuk Tapi aku harus bangun dan tetap berjalan Karena sang waktu tak mungkin menunggu Begitu pula dengan hatiku ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar