Kamis, 28 Agustus 2014

Saat Ignas Kleden Tak Mampu Kupahami

Wahai pelukis kata
Ijinkan aku mengerti setiap sajakmu
Biarkan kucoba pahami setiap lekuk bahasamu
Agar kumampu menerka
Apa yang tersirat pada arus fikiranmu
Ijinkan aku melumatmu
Agar setiap kata melekat di memoriku
Harus berapa kali kucumbui dirimu
Agar kau mau berbicara
Mengatakan dengan budimu yang halus
Membantuku mengurai maksudmu
Sungguh kumohon
Bisikkan sebait kode
Agar sanggup kupecahkan rahasia tabirmu
Berkenalan denganmu
Lalu kita saling mencinta
Hingga akhirnya
Kau antarkan aku ke depan pintu gerbang suksesku

Trenggalek, 28-08-2014 14:20

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mimpi

Rindu... Selayaknya buih-buih samudera Membasuh hati nan gersang Meski perih namun senantiasa terlamunkan Mengapa rindu? Mengapa tampak...