Jumat, 29 Agustus 2014

Luka

Jika tak mampu menjadi penawar luka
Cobalah untuk tak jadi penambah luka
Biarkan aku
Dalam diamku
Merawat lukaku
Menyembunyikan di balik senyuman
Menunggunya kering
Dan hilang
Itu sama sekali tak mudah
Karena kau selalu bermain main bersama lukaku
Meski tak pernah kau sadari itu luka
Karena dia telah menyamar
Menjadi untaian dongeng yang indah
Kutau kau ingin dongeng itu menjelma nyata
Karena akupun jua
Senada seirama dengan setiap notasi pianonya
Mengamini harapanmu
Meski terdiam

Trenggalek, 29-08-2014 06:25

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mimpi

Rindu... Selayaknya buih-buih samudera Membasuh hati nan gersang Meski perih namun senantiasa terlamunkan Mengapa rindu? Mengapa tampak...