Senin, 13 Maret 2017

Kamu

Kau selalu seperti ini
Menggagalkan usahaku yang telah sampai di persimpangan jalan
Hingga harus kuulangi langkahku
Langkah untuk lupakanmu
Jujur
Tak kumengerti maumu
Datang dan pergi sesukamu
Walau harus kuakui
Rindu ini masih milikmu
...
Kala kutatap mendung yang sembunyikan mentari
Kala kucium aroma hujan di tanah yang basah
Kala tengah malam tiba namun kumasih terjaga
Percayakah kau, saat itu aku rindu
Pada ribuan kenangan yang datang membayang
...
Tapi tak perlu kuceritakan rinduku
Karena semua bisa kau temukan
Dalam genang air hujan itu
Dan diantara bintang pada gelapnya malam
...
Kau tak akan pernah mengerti
Pedih batinku
Saat kukabulkan inginmu
Untuk lupakanmu
Menghapus namamu yang telah terukir dalam di hatiku
Membiarkan hatiku terluka
Walau terasa pedih
...
Tapi mengapa
Sekali lagi
Bahkan berulang kali
Kau datang kembali
Kau gagalkan semua usahaku melupakanmu
Tanpa peduli perih hati ini

Trenggalek, 17-12-2014 09.55 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mimpi

Rindu... Selayaknya buih-buih samudera Membasuh hati nan gersang Meski perih namun senantiasa terlamunkan Mengapa rindu? Mengapa tampak...