Tuan
Kumohon
Jangan membuatku membenci cinta; Yang tak tau apa apa tentang lukaku
Trenggalek, 1 Jan 2017
_________________________________________________________________________________
Selalu
Di setiap hariku
Mendung selimuti hatiku
Hujan basahi puisiku
Meski tahun tahun telah berlalu
Terimakasih
Duhai engkau yang telah mengabadikan ribuan untaian kata manusia yang menjatuhkan cintanya pada puisi
Semoga abadi
Hanya berpisah tempat
Mengapa menjadikan luka?
Hanya terpisah jarak
Mengapa menimbulkan airmata?
Untukmu sahabat baruku
Mengapa harus ada kata pisah?
Untukmu ibu keduaku
Bagaimana cara merelakan sebuah kepergian?
...
Sejuta hiburan dari rintik hujan tiada lagi bermakna
Karena kini
Tiada lagi tawa
Tiada lagi canda
Tiada lagi kasih sayang
...
Padahal baru kemarin aku merengek manja
Tapi kini aku menangis
Pedih
Begitu terluka
Tajamnya belati perpisahan begitu tega menghunjam dada
Di setiap hariku
Mendung selimuti hatiku
Hujan basahi puisiku
Meski tahun tahun telah berlalu
Trenggalek, 2 Jan 2017
__________________________________________________________________________________
Hati ini selaksa tulang belulang Homo floresiensis;
Begitu rapuh meski telah lama membatu
Trenggalek, 5 Jan 2017
__________________________________________________________________________________
Tiba tiba aku membenci hujan
Yang menambah dingin hati yang menanti pelukan
Trenggalek, 5 Jan 2017
__________________________________________________________________________________
Trenggalek, 6 Jan 2017
_________________________________________________________________________________Hanya berpisah tempat
Mengapa menjadikan luka?
Hanya terpisah jarak
Mengapa menimbulkan airmata?
Untukmu sahabat baruku
Mengapa harus ada kata pisah?
Untukmu ibu keduaku
Bagaimana cara merelakan sebuah kepergian?
...
Sejuta hiburan dari rintik hujan tiada lagi bermakna
Karena kini
Tiada lagi tawa
Tiada lagi canda
Tiada lagi kasih sayang
...
Padahal baru kemarin aku merengek manja
Tapi kini aku menangis
Pedih
Begitu terluka
Tajamnya belati perpisahan begitu tega menghunjam dada
Tulungagung, 7 Jan 2017
__________________________________________________________________________________
Diantara mereka yang jatuh cinta, aku merasa sendiri
Diantara mereka yang saling mencinta, aku merasa sepi
Dan kini aku cemburu
Trenggalek, 8 Jan 2017
__________________________________________________________________________________
Di bagian hati mana lagi kan kusembunyikan
Hati yang terluka
Luka yang telah menganga
Trenggalek, 8 Jan 2017
__________________________________________________________________________________
Pujangga
Seduhkan aku puisi
Tentang rasa yang tak mampu kuucap
Tentang dia yang mematikan hatiTrenggalek
Trenggalek, 8 Jan 2017
_________________________________________________________________________________
Kekasih
Maukah kau menjemputku?
Aku tersesat
Tersesat di jalan yang benar
Trenggalek, 9 Jan 2017
_________________________________________________________________________________
Tiada yang mengajariku derita
Tiada pula yang mengajakku bahagia
Sungguh, aku merana
Trenggalek, 9 Jan 2017
_________________________________________________________________________________
Hadirmu
Bangkitkan kembali mimpiku yang tela lama mati;
Tentangmu
Trenggalek, 10 Jan 2017
_________________________________________________________________________________
Duhai hujan...
Senandungkanlah lagu lagu penghibur pilu hati yang dirundung sepi ini...
Trenggalek, 11 Jan 2017
__________________________________________________________________________________
__________________________________________________________________________________
Pada akhirnya...
Setiap hati yang pernah terluka ingin merasakan jatuh cinta
Trenggalek, 13 Jan 2017
_________________________________________________________________________________
Sampai kapan selalu seperti ini?
Lihatlah, puisi puisiku penuh dengan luka
Trenggalek, 15 Jan 2017
_________________________________________________________________________________
Hati ini mudah pecah
Tak mau lagi jatuh ke tempat yang salah
Namun jiwa ini juga lelah
Meyakinkan sunyi yang semakin resah
Trenggalek, 15 Jan 2017
_________________________________________________________________________________
Terkadang...
Cinta lebih memilih untuk berdiam diri, menyendiri, lalu berpuisi
Trenggalek, 15 Jan 2017
_________________________________________________________________________________
Kemana kan kucari bayanganmu yang menghilang?
Sungguh, aku kesepian
Trenggalek, 15 Jan 2017
_________________________________________________________________________________
Anakku
Meski kau tak lahir dari rahimku
Tapi setiap hari akulah yang melihat tawa-tangismu
Kini, tlah jatuh cintaku padamu
Trenggalek, 17 Jan 2017
_________________________________________________________________________________
Kau ingatkanku akan rasa kecewa,
Pada rasa bersalah,
Yang meski telah kutebus
Namun tak mampu kulupa dan kumaafkan
Trenggalek, 19 Jan 2017
_______________________________________________________________________________
Maha Pengampun, bantu aku menghapus airmata penyesalan yang mengalir di dinding waktu-ku
Trenggalek, 20 Jan 2017
________________________________________________________________________________
Akankah
Penantian kan berakhir indah?
Seindah kuncup bunga bermandikan bulir-bulir hujan
Trenggalek, 20 Jan 2017
_________________________________________________________________________________
Kesedihanmu
Melenyapkan kata kataku
Membungkam bibirku
Melukai hatiku
Trenggalek, 21 Jan 2017
_______________________________________________________________________________
Jika kau dilukai, marahlah
Jika kau terluka, menangislah
Sesekali, menjadi beranilah
Trenggalek, 22 Jan 2017
_______________________________________________________________________________
Cinta bukan perkara memilih siapa yang melukaimu
Tapi perkara memilih siapa yang datang dan tak pernah pergi darimu
Trenggalek, 22 Jan 2017
_______________________________________________________________________________
Ketika senja tak lagi membawakan puisi yang kupesan
Ketika kata tak lagi mau kurangkai
Ketika itulah aku benar-benar terluka
Ketika kata tak lagi mau kurangkai
Ketika itulah aku benar-benar terluka
Trenggalek, 22 Jan 2017
________________________________________________________________________________
Jangan jatuhkan hatimu lagi, pujangga
Meski luka adalah puisimu, tapi semesta telah bosan mencium amis luka hatimu
Trenggalek, 23 Jan 2017
_________________________________________________________________________________
Sang waktu, ajari aku sabar menanti kedatangannya yang belum pasti
Trenggalek, 23 Jan 2017
_________________________________________________________________________________
Apa kabar kau disana?
Hari ini ingin menyapamu namun tak kuasa
Akhirnya aku berpuisi tuk ungkapkan rindu yang menyiksa
Tulungagung, 24 Jan 2017
________________________________________________________________________________
Rindu tak kan hilang
Sepi tak kan sirna
Meski tetes hujan dan semburat senja menghiburku
Trenggalek, 24 Jan 2017
________________________________________________________________________________
Kurangkai kata kata dengan jarum kesedihan
Lalu kutuliskan menjadi sebait puisi dengan tinta airmata
Trenggalek, 24 Jan 2017
________________________________________________________________________________
Mengapa aku tak kuasa mempuisikan kesedihannya?
Luka itu begitu menyakitiku, hingga tak ada satu pun puisi mampu tercipta
Jogjakarta, 25 Jan 2017
________________________________________________________________________________
Tuan,
Masihkah kau menciptakan nada-nada lagumu,
Seperti aku yang masih setia menuliskan syair-syair puisiku untukmu?
Jogjakarta, 26 Jan 2017
_________________________________________________________________________________
Tidak ada komentar:
Posting Komentar