Senja...
Masihkah kau menjadi penyembuh luka?
Kala hati yang telah bahagia tiba tiba tergores dan terluka lagi?
Kala tawa yang telah kutemukan tiba tiba kembali sirna?
Senja...
Masihkah kau mau menopang sebuah lengan,
Ketika langkah yang tegap tiba-tiba terjatuh dan pincang?
Masih maukah kau menjadi sebuah bahu untukku meratap,
Ketika belati tiba-tiba menghunjam batin?
Tulungagung, 04-02-2017 17:32
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mimpi
Rindu... Selayaknya buih-buih samudera Membasuh hati nan gersang Meski perih namun senantiasa terlamunkan Mengapa rindu? Mengapa tampak...
-
Ceritakan lukamu pada linang airmata tiada cinta yang percuma Jeritkan kecewamu pada sepotong hati yang senantiasa merasakan Lalu... Gore...
-
Saat kubuka mataku Kau bersiap tuk beranjak pergi Saat kilatan mentari terasa menyengat di rambutku Dan aku telah larut dalam mimpiku En...
-
Dingin pagi ini begitu menusuk Tapi aku harus bangun dan tetap berjalan Karena sang waktu tak mungkin menunggu Begitu pula dengan hatiku ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar