Waktumu bersamanya telah habis
Ikhlaskan
Mungkin Tuhan hanya menghadirkan dia sementara
Untuk menemani hatimu yang sepi
Sekaligus sebagai pembanding bagi hatimu
Percayalah
Ini sementara
Hanya sekejap saja lalu berakhir
Bersabarlah dalam penantianmu
Teruslah berjalan
Meski harus tertatih
Meski kakimu telah terluka
Meski langkahmu telah pincang
Meski airmata terus meleleh
Menambah perih luka nganga batinmu
Yakinlah
Jika saatnya tiba, Tuhan pasti menyembuhkan luka itu
Yakinlah
Setelah menanti pasti akan ada yang datang
Tuhan. . .
Aku bukan seorang umat yang tak bisa bersyukur
Akan nikmat yang Kau beri
Aku tau
Inilah yang layak kuterima
Karena memang ini yang kuminta dari-Mu
Hanya pintaku
Berikan aku kekuatan
Tuk terima bayaran dari apa yang aku pilih
Berikan aku ketabahan dan keikhlasan
Dalam menjalani ujian dari jalan yang telah aku pilih
Malang, 28-09-2014 14:45
Minggu, 28 September 2014
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Mimpi
Rindu... Selayaknya buih-buih samudera Membasuh hati nan gersang Meski perih namun senantiasa terlamunkan Mengapa rindu? Mengapa tampak...
-
Ceritakan lukamu pada linang airmata tiada cinta yang percuma Jeritkan kecewamu pada sepotong hati yang senantiasa merasakan Lalu... Gore...
-
Saat kubuka mataku Kau bersiap tuk beranjak pergi Saat kilatan mentari terasa menyengat di rambutku Dan aku telah larut dalam mimpiku En...
-
Dingin pagi ini begitu menusuk Tapi aku harus bangun dan tetap berjalan Karena sang waktu tak mungkin menunggu Begitu pula dengan hatiku ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar