Jumat, 25 Juli 2014

Biarkan Aku

Kau menangis
Akupun menangis
Tapi tangisan itu tak sama
Air matamu mengalir karena kekejamanku
Dan kutangisi rasa yang kunikmati lukanya sendiri
Tak usah kau tahu apa yang kutangisi
Percuma saja kau tahu
Bukankah nantinya aku hanya akan kau ajarkan
Sesuatu yang telah kau pelajari?
Jadi biarkan aku
Menangis dalam diamku
Menjerit dalam laguku
Biarkan kepala ini bersandar
Dimana ia ingin bersandar
Biarkan kucari tahu sendiri
Sesuatu yang tak pernah kau rasakan
Karena ku juga tak ingin
Melukaimu dengan kekejianku

Trenggalek, 23-06-2014 22:05

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mimpi

Rindu... Selayaknya buih-buih samudera Membasuh hati nan gersang Meski perih namun senantiasa terlamunkan Mengapa rindu? Mengapa tampak...