Jumat, 25 Juli 2014

Saat Angin Dan Mendung Menggelisahkan

Mengapa hati ini gelisah?
Seakan membawaku pada kata yang fasih
Yang bertitel rindu
Tapi pada siapa kumerindu?
Telah kucari nama-nama itu pada nisan hatiku
Kugali bayang-bayang itu pada makam ilusiku
Kurasai satu per satu
Tapi ternyata tak satupun dari mereka
Lalu siapa lagi
Yang menyeretku pada deru rindu
Mengapa dia mengirimkan hadiah yang kusuka?
Darimana dia tau
Aku menyukai datangnya mendung dan angin?
Aih, kelihatannya Tuhan sedang mengerjaiku
Ya sudahlah Tuhan, aku pasrah
Aku percaya rencana-Mu indah bagiku

Trenggalek, 23-07-2014 12:27

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Mimpi

Rindu... Selayaknya buih-buih samudera Membasuh hati nan gersang Meski perih namun senantiasa terlamunkan Mengapa rindu? Mengapa tampak...